Kamis, 25 April 2013

Yesi_Umrah

   

    

Kekayaan Maritim di Kotaku (Kepri)!

 Anda Tahu Tanjung Kepulauan Riau?


Pemilihan nama Kepulauan Riau oleh para pendiri provinsi ini tentu bukan asal sebut saja. Dari luas sebesar 251.215,30 km2, sebagian besar (95,79 persen) berupa lautan. Dengan logika awam, wilayah kepulauan tentu memilki potensi maritim (kelautan) yang tinggi. Maka kita akan ikut manggut-manggut tatkala gubernur mencanangkan maritim sebagai leading sector yang menggerakkan perekonomian Kepulauan Riau.  
Adapun Potensi-Potensi yang terdapat di dalam kepri yaitu:


Potensi Kelautan

Dikepung dengan lautan, menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah penghasil ikan yang cukup potensial. Bahkan sekarang ini tidak hanya ikan tangkap saja yang diandalkan masyarakat sebagai sumber pendapatan, namun mereka mulai mengembangkan usaha budidaya serta pembenihan ikan untuk meningkatkan perekonomian daerah setempat dan mendongkrak kapasitas ekspor hasil laut. Contohnya saja seperti di Kabupaten Karimun, yang belakangan ini mulai mengembangkan kakap, budidaya rumput laut, serta kerambah jaring apung. Sedangkan di Kota Batam tepatnya di Pulau Setoko, sekarang ini mulai dibangun pusat pembenihan ikan kerapu yang setiap tahunnya bisa menghasilkan benih hingga lebih dari 1 juta ekor. Selain itu, untuk mendukung pemasaran hasil laut di Kepulauan Riau, baru-baru ini telah dibangun sebuah Pelabuhan Perikanan Swasta Telaga Punggur di kota Batam yang mulai beroperasi sejak tahun 2010 silam sebagai salah satu pintu ekspor hasil laut dari daerah Batam ke beberapa negara tetangga, termasuk Negara Singapura.
 Dari keindahan laut baik itu di dalam laut atau pemandanga terus, inilah di jadikan aset untuk menambah perekonomian warga tersebut dengan di jadikan tempat pariwisata. 

                                                           

                                                          

Potensi Wisata

Gambar di samping adalah gambar Pulau penyengat dari Tanjung Pinang ini, meerupakan tempat pariwista di tanjung pinang, banyak turis-turis bahkan penduduk dari mana saja datang ke pulau penyengat katanya sih kalau datang ke tanjung pinang tak sampai di penyengat itu artinya belum sampai lagi di tanjung pinang, wahhhh... saya saja seorang mahasiswa tanjung pinang belum pernah nginjak kaki di penyengat, itu artinya saya belum sampai di tanjung pinang yah?? heeheheeee nanti deh suatu saat nanti saya akan ke sana jika keinginan saya telah tercapai , yaitu punya camera sendiri hehehee, saya mau cannon jadi lah,.. wkwkwkwkw sayakan hobi foto malu dong foto pakai yang kawan, upppsss curhatnya kepanjangan yaa?? nah, di penyengat ini terdapat sebuah keindahan luar biasa yaitu mesjid yang warnanya kuning telur, hemmmhh, rugi banget belum lihat n sholat di sana. (Nyindir diri sendiri, hehehe) ohh iyaaa walaupun saya belum punya foto koleksi mesjid penyengan tapi saya punya foto sama mesjid penyengan mini,. ini diaaaaaaaaaaaaaaaaa,...........
Persiskan sama yang aslinya?? heheheeheee
 
Pulau penyengat ini  sebagai pulau bersejarah karena selain di pulau ini terdapat masjid bersejarah terdaapat juga makam-makam Raja, seperti Raja Ali Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji yang kedua-duanya adalah pahlawan nasional.










Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang wisata dari mancanegara kedua setelah bali Jumlah wisatawan asing yang datang berkunjung mencapai 1,5 juta orang pada tahun 2005. Objek wisata di Provinsi Kepulauan Riau antara lain adalah wisata pantai yang terletak di berbagai kabupaten dan kota di kota Batam terdapat Pantai Melur, Pantai Abang, Pantau Nongsa, Pantai Pelawan di Kabupaten Karimun, Pantai Lagoi, Pantai Tanjung Berakit, Pantai Trikora, dan Bintan Leisure Park di kabupaten Bintan. Kabupaten Natuna terkenal dengan wisata baharinya seperti snorkeling.
Selain wisata pantai dan bahari, provinsi Kepulauan Riau juga memiliki objek wisata lainnya seperti cagar budaya, makam-makam bersejarah, tarian-tarian tradisional serta event-event khas daerah.

Ininih Keindahan luar biasa dari pulau anambas,..
 
 






















Wawwwwwwwww,.... 

Saya lihat di foto saja gemes dehh ...saya adalah seseorang yang sangat cinta laut, apapun yang berbau terumbu karang hemmh yang kebayang tuu dinginnya air laut indahnya rumah ikan, dan ikan yang saling kejar-kejaran , gituu kan?? saya juga seorang duta terumbe karang kemarin semasa SMA saya pernah ikut Duta Karang yang bernama COREMAP di kabupaten saya(Sedikit peromosi,. hehehe),..di situlah saya tahu dan mulai tertarik dan penasaran dengan laut ,..

Nah, Dari keindahan itu saja bisa sangat menamnah pendapatan daerah dan membuat anambas menjadi daerah pariwisata yang lebih waawwww lagi dan tidak lupa peran Pemerintah yang juga perlu membangun infrastruktur bagi Kepulauan Anambas dari segi akses transportasi, ketersediaan bahan bakar, distribusi pangan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan hal-hal lain penunjang pariwisata daerah ini. Tak lupa, bagian yang terpenting dari ini semua adalah dari segi marketing. Memperkenalkan kepada orang banyak, baik di dalam negeri sendiri mau pun manca negara mengenai propinsi baru ini. 
Seperti yang sudah dilakukan oleh negara-negara tetangga dengan berbagai semboyan. Salah satunya yang sering dikenal adalah “Truly Asia”.  Kenyataannya memang daerah tersebut indah karena termasuk negara tropis, tetapi Indonesia jauh lebih indah dari itu semua.  Langkah awal yang bisa juga dilakukan adalah dengan mengundang investor untuk mengembangkan daerah ini, seperti yang sudah dilakukan di Pulau Bintan. Semoga saja dalam beberapa tahun mendatang sudah semakin banyak keindahan Indonesia yang dikenal orang, tidak hanya Bali dan Bintan saja.



Sekarang kita sudah tahu Kekayang yang terdapat di laut kita,..
Marilah bersama-sama kita menjaga,...... Demi Anak Cucu Kita!



                               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar