Kekayaan Maritim di Kotaku (Kepri)!
Anda Tahu Tanjung Kepulauan Riau?

Pemilihan nama Kepulauan Riau oleh para pendiri provinsi ini tentu
bukan asal sebut saja. Dari luas sebesar 251.215,30 km2, sebagian besar
(95,79 persen) berupa lautan. Dengan logika awam, wilayah kepulauan
tentu memilki potensi maritim (kelautan) yang tinggi. Maka kita akan
ikut manggut-manggut tatkala gubernur mencanangkan maritim sebagai
leading sector yang menggerakkan perekonomian Kepulauan Riau.
Adapun Potensi-Potensi yang terdapat di dalam kepri yaitu:
Potensi Kelautan
Dikepung dengan lautan, menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah
penghasil ikan yang cukup potensial. Bahkan sekarang ini tidak hanya ikan
tangkap saja yang diandalkan masyarakat sebagai sumber pendapatan, namun mereka
mulai mengembangkan usaha budidaya serta pembenihan ikan untuk meningkatkan
perekonomian daerah setempat dan mendongkrak kapasitas ekspor hasil laut.
Contohnya saja seperti di Kabupaten Karimun, yang belakangan ini mulai
mengembangkan kakap, budidaya rumput laut, serta kerambah jaring apung. Sedangkan di
Kota Batam tepatnya di Pulau Setoko, sekarang ini mulai dibangun pusat
pembenihan ikan kerapu yang setiap tahunnya bisa menghasilkan benih hingga
lebih dari 1 juta ekor. Selain itu, untuk mendukung pemasaran hasil laut di
Kepulauan Riau, baru-baru ini telah dibangun sebuah Pelabuhan Perikanan Swasta
Telaga Punggur di kota Batam yang mulai beroperasi sejak tahun 2010 silam
sebagai salah satu pintu ekspor hasil laut dari daerah Batam ke beberapa negara
tetangga, termasuk Negara Singapura.
Dari keindahan laut baik itu di dalam laut atau pemandanga terus, inilah di jadikan aset untuk menambah perekonomian warga tersebut dengan di jadikan tempat pariwisata.
Potensi Wisata
Gambar di samping adalah gambar Pulau penyengat dari Tanjung Pinang ini, meerupakan tempat pariwista di tanjung pinang, banyak turis-turis bahkan penduduk dari mana saja datang ke pulau penyengat katanya sih kalau datang ke tanjung pinang tak sampai di penyengat itu artinya belum sampai lagi di tanjung pinang, wahhhh... saya saja seorang mahasiswa tanjung pinang belum pernah nginjak kaki di penyengat, itu artinya saya belum sampai di tanjung pinang yah?? heeheheeee nanti deh suatu saat nanti saya akan ke sana jika keinginan saya telah tercapai , yaitu punya camera sendiri hehehee, saya mau cannon jadi lah,.. wkwkwkwkw sayakan hobi foto malu dong foto pakai yang kawan, upppsss curhatnya kepanjangan yaa?? nah, di penyengat ini terdapat sebuah keindahan luar biasa yaitu mesjid yang warnanya kuning telur, hemmmhh, rugi banget belum lihat n sholat di sana. (Nyindir diri sendiri, hehehe) ohh iyaaa walaupun saya belum punya foto koleksi mesjid penyengan tapi saya punya foto sama mesjid penyengan mini,. ini diaaaaaaaaaaaaaaaaa,...........
Persiskan sama yang aslinya?? heheheeheee
Pulau penyengat ini sebagai pulau bersejarah karena selain di pulau ini terdapat masjid bersejarah terdaapat juga
makam-makam Raja, seperti Raja Ali Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji yang kedua-duanya adalah pahlawan
nasional.
Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang wisata dari mancanegara kedua setelah bali Jumlah wisatawan asing yang datang
berkunjung mencapai 1,5 juta orang pada tahun 2005. Objek wisata di Provinsi
Kepulauan Riau antara lain adalah wisata pantai yang terletak di berbagai
kabupaten dan kota di kota Batam terdapat Pantai Melur, Pantai Abang, Pantau Nongsa, Pantai Pelawan di Kabupaten Karimun, Pantai
Lagoi, Pantai Tanjung Berakit, Pantai Trikora, dan Bintan Leisure Park di kabupaten
Bintan. Kabupaten Natuna terkenal dengan wisata baharinya seperti snorkeling.
Selain wisata pantai dan bahari, provinsi Kepulauan Riau juga memiliki
objek wisata lainnya seperti cagar budaya, makam-makam bersejarah,
tarian-tarian tradisional serta event-event khas daerah.
Ininih Keindahan luar biasa dari pulau anambas,..
Wawwwwwwwww,....
Saya lihat di foto saja gemes dehh ...saya adalah seseorang yang sangat cinta laut, apapun yang berbau terumbu karang hemmh yang kebayang tuu dinginnya air laut indahnya rumah ikan, dan ikan yang saling kejar-kejaran , gituu kan?? saya juga seorang duta terumbe karang kemarin semasa SMA saya pernah ikut Duta Karang yang bernama COREMAP di kabupaten saya(Sedikit peromosi,. hehehe),..di situlah saya tahu dan mulai tertarik dan penasaran dengan laut ,..
Nah, Dari keindahan itu saja bisa sangat menamnah pendapatan daerah dan membuat anambas menjadi daerah pariwisata yang lebih waawwww lagi dan tidak lupa peran Pemerintah yang juga perlu membangun infrastruktur bagi
Kepulauan Anambas dari segi akses transportasi, ketersediaan bahan
bakar, distribusi pangan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan hal-hal
lain penunjang pariwisata daerah ini. Tak lupa, bagian yang terpenting
dari ini semua adalah dari segi marketing. Memperkenalkan kepada orang
banyak, baik di dalam negeri sendiri mau pun manca negara mengenai
propinsi baru ini.
Seperti yang sudah dilakukan oleh negara-negara tetangga dengan berbagai semboyan. Salah satunya yang sering dikenal adalah “Truly Asia”.
Kenyataannya memang daerah tersebut indah karena termasuk negara
tropis, tetapi Indonesia jauh lebih indah dari itu semua. Langkah awal
yang bisa juga dilakukan adalah dengan mengundang investor untuk
mengembangkan daerah ini, seperti yang sudah dilakukan di Pulau Bintan.
Semoga saja dalam beberapa tahun mendatang sudah semakin banyak
keindahan Indonesia yang dikenal orang, tidak hanya Bali dan Bintan
saja.
Sekarang kita sudah tahu Kekayang yang terdapat di laut kita,..
Marilah bersama-sama kita menjaga,...... Demi Anak Cucu Kita!







Tidak ada komentar:
Posting Komentar